MediaSuaraMabes, Lampung – Pangdam XXI/ Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si, (Han) meresmikan kegiatan Launching Aplikasi Centurion-21, Lapor Pangdam serta Penandatanganan PKS antara Kodam XXI/RI dengan Perguruan Tinggi, Indonesia Indicator, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung yang bertempat di Emersia Hotel, Jl. Wolter Monginsidi No.70, Pengajaran, Kec. Tlk. Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung, pada hari Kamis (29/01/2026).
Adapun pejabat yang hadir dalam kegiatan :
1) Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bpk. Ahmad Saefuloh S.H., M.H
2) Wakil Gubernur Ir. H.Mian (Vicon)
3) Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A.
4) Irwasda Kombes Pol Yudi Hermawan, S.H., S.I.K., M.H.,
5) Kepala Kejaksaan. Bpk. Suwandi, S.H., M.H.
6) Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, S.E., M.M.
7) Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng
8) Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha
9) Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D
10) Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) Prof. Dr. Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, M.B.A.
11) Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) Dr. Mardiana, M.Pd.I.
12) Rektor Universitas Malahayati Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H.
13) Direktur Politeknik Negeri Lampung Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si.
14) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd
15) Rektor universitas prof. dr. Hazairin, s.h.Prof. Dr. Rektor
16) Universitas Bengkulu Indra Cahyadinata, S.P., M.Si.
17) Kasdam XXI/RI, Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol
18) Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han.
19) Kapok Sahli Pangdam XXI/RI Brigjen TNI Sriyanto, M.I.R., M.A
20) Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H.
21) Danlanal Lampung diwakilkan Pasops Mayor laut Pauzul
22) Paslog Mayor Mar Mochammad Hanif Fathoni M.Tr.Opsla
23) Kadispers Kapten Adm Heri Basarudin
24) Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, M.E., M.AP.
25) PJU Kodam XXI/RI
26) PJU Korem Jajaran Kodam XXI/RI
27) Serta Tamu Undangan.
Adapun Sambutan Gubernur Lampung, yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bpk. Ahmad Saefuloh S.H., M.H menyampaikan, Peluncuran Aplikasi Centurion-21 hari ini
menunjukkan perubahan cara pandang dalam tata kelola wilayah.
Pendekatan yang dikembangkan Kodam XXII/Radin Inten melalui pemanfaatan teknologi digital, drone, dan kecerdasan buatan mencerminkan kesadaran bahwa keputusan strategis perlu ditopang data lapangan yang akurat dan terkini. Dengan sistem seperti ini, pemetaan kondisi wilayah dan potensi gangguan dapat dibaca lebih cepat dan lebih tepat.
Kita sudah melihat bagaimana teknologi ini bahkan bisa membantu memastikan kondisi dan potensi hasil panen melalui analisis citra udara dan kecerdasan buatan. Ini contoh yang sangat baik tentang bagaimana berbagai sektor bisa saling mendukung, temasuk dalam upaya besar kita menjaga ketahanan pangan. Bagi Lampung, ini tentu sangat dekat dengan keseharian kita.
Kita semua tahu, Lampung adalah salah satu lumbung pangan di Sumatera,dan sektor pertanian masih menjadi penopang utama ekonomi daerah. Data BPS menunjukkan bahwa sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menyumbang sekitar 28,38 persen dari PDRB Lampung pada Triwulan Ill-2025.
Dengan data yang semakin rapi dan mudah dibaca, pemerintah daerah tentu akan sangat terbantu dalam menyusun perencanaan, mulai dari distribusi pangan, menjaga stabilitas harga, sampai merancang perlindungan yang lebih baik untuk para petani.
Di sini kita melihat bahwa teknologi kebijakan, dan kebutuhan masyarakat sebenarnya sedang berjalan ke arah yang sama. Kami juga menyambut baik kerja sama dengan perguruan tinggi, Indonesia Indicator, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
Kolaborasi seperti ini selalu memberi harapan, karena dari sinilah biasanya lahir ide-ide segar yang bisa kita terjemahkan menjadi kebijakan yang lebih relevan dan lebih membumi.
Terkait dengan berbagai inisiatif baik yang diluncurkan hari ini, termasuk Centurion-21 dan Lapor Pangdam, kami di Pemerintah Provinsi Lampung pada prinsipnya sangat terbuka apabila ke depan ada ruang untuk saling menghubungkan dan saling memperkuat.
Kami memiliki platfom Lampung, yang memang kami siapkan sebagai etalase berbagai layanan dan informasi publik milik Pemerintah Provinsi Lampung. Kalau nanti dirasa berkenan dan memungkinkan, tentu akan sangat baik apabila sebagian informasi atau layanan yang relevan bisa saling terintegrasi dan dipublikasikan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Semangat yang paling penting dari semua ini adalah semangat berjalan bersama. Tidak harus selalu besar di awal, tidak harus sempurna sejak hari pertama. Yang penting, kita memulai, kita saling membuka ruang, dan kita rawat kerja sama ini langkah demi langkah. Pemerintah Provinsi Lampung siap untuk terus bersinergi, saling berbagi data sesuai kewenangan, dan mendukung pemanfaatan teknologi untuk keamanan wilayah, ketahanan pangan, dan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Pangdam XXI/ Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si, (Han) menyampaikan, Kodam XXI/Radin Inten memiliki sebuah kerangka besar pembangunan wilayah yang kami namakan Program Panca Radin Inten. Program ini merupakan arah kebijakan untuk memperkuat ketahanan wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Program Panca Radin Inten dibangun di atas lima pilar utama yang saling terhubung dan saling menguatkan, yaitu :
Pertama, Lumbung Radin Inten Digital, sebagai penguatan ketahanan dan kedaulatan pangan berbasis data.
Kedua, Jalan Juang Radin Inten Terhubung, sebagai upaya membuka konektivitas dan mengatasi keterisolasian wilayah.
Ketiga, Generasi Emas Radin Inten Cerdas, sebagai investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia.
Keempat, Benteng Lestari Radin Inten Responsif, untuk menjaga kelestarian lingkungan serta kesiapsiagaan bencana.
Kelima, Radin Inten Maju Bersama, sebagai wujud kolaborasi Kodam XXII/Radin Inten dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan daerah.
Kelima pilar ini kami pandang sebagai satu kesatuan kebijakan, bukan program yang berdiri sendiri-sendiri, dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus keberlanjutan pembangunan daerah.
Dalam menghadapi tantangan wilayah yang semakin kompleks, Kodam XXI/Radin Inten memandang bahwa data lapangan yang akurat merupakan fondasi utama pembinaan teritorial. Data yang dibutuhkan bukan sekadar laporan administratif, tetapi data yang bersifat bottom-up, bersumber dari desa, terstandar, dengan format dan variabel yang seragam.
Serta multisektor, mencakup pertanian, peternakan, perikanan, dan sektor lainnya. Atas dasar kebutuhan inilah, Kodam XXII/Radin Inten membangun sebuah sistem yang mampu menghimpun, mengelola, dan memanfaatkan data secara terintegrasi, yaitu Centurion-21.
Peluncuran Centurion-21 hari ini merupakan langkah awal implementasi pilar pertama Panca Radin Inten, yaitu Lumbung Radin Inten Digital.
Dalam kurun waktu 10 Desember 2025 hingga 24 Januari 2026, atau selama 46 hari, sistem ini telah menghimpun 15.598 data survei lapangan, yang berasal dari 3.300 desa atau sekitar 79,61 persen dari total desa di Provinsi Lampung dan Bengkulu.
Data tersebut dihimpun langsung oleh 21 satuan kewilayahan, sehingga mencerminkan kondisi riil wilayah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Untuk memastikan akurasi, Centurion-21 juga didukung data visual berbasis drone.
Satuan kewilayahan Kodam XXII/Radin Inten telah dibekali kemampuan pengoperasian drone, sehingga pendataan lapangan tidak hanya berbasis laporan tertulis, tetapi juga didukung bukti visual yang nyata dan terukur.
Berdasarkan temuan awal, data menunjukkan bahwa struktur pangan Lampung dan Bengkulu relatif kuat dan terkonsolidasi. Pada sektor pertanian, padi mendominasi dengan luas sekitar 1,44 juta hektar, disusul kopi, jagung, dan jeruk.
Pada sektor peternakan, produksi didominasi ayam pedaging dengan populasi sekitar 12,7 juta ekor.
Sementara pada sektor perikanan, lele menjadi komoditas utama dengan populasi sekitar 20,77 juta, diikuti nila, udang, dan gurame.
Implikasi strategisnya, struktur komoditas ini memberikan keunggulan komparatif bagi wilayah Lampung dan Bengkulu dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi desa.
Ke depan, dengan dukungan data yang akurat melalui Centurion-21, keunggulan ini diharapkan dapat dikelola secara lebih maksimal melalui perencanaan yang tepat, pengendalian rantai pasok, serta peningkatan produktivitas secara berkelanjutan.
Centurion-21 juga kami rancang sebagai ruang keterbukaan Kodam XXII/Radin Inten kepada masyarakat, melalui integrasi layanan pengaduan masyarakat “Lapor Pangdam XXII/Radin Inten”.
Sebagai Pangdam XXII/Radin Inten, saya menegaskan bahwa Centurion-21 tidak dibangun hanya untuk kepentingan internal TNI, melainkan Sebagai platform kolaboratif yang memberi manfaat bagi Kodam, Forkopimda, dan masyarakat.
Dengan sistem ini, satuan kewilayahan dapat bekerja berbasis data, lebih antisipatif, dan lebih terukur. Forkopimda memperoleh referensi objektif dalam pengambilan kebijakan, dan masyarakat desa tidak lagi hanya menjadi objek laporan, tetapi subjek data pembangunan.
Pada kesempatan ini, Kodam XXII/Radin Inten juga menegaskan Komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui penandatanganan perjanjian kerjasama Tri Dharma perguruan Tinggi dengan 6 Perguruan Tinggi yaitu :
1. Universitas Lampung
2. Institute Teknologi Sumatera
3. Politeknik Negeri Lampung
4. Universitas Bengkulu
5. Universita Islam Negri Fatmawati Soekarno Bengkulu, dan
6. Universitas Prof. DR. Hazairin, S.H.
Kerjasama ini bertujuan mendukung pendidikan, Penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat, dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak.
Melalui kerjasama ini pula, Kodam XXI/RI menegaskan bahwa selain melaksanakan tugas pokok pertahanan negara dan menjaga keamanan wilayah, Kodam juga berkomitmen kuat dalam pembinaan teritorial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik prajurit maupun masyarakat.
Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi tingginya kepada seluruh perguruan tinggi yang telah menandatangani PKS ini. Semoga kerjasama ini mampu menhasilkan sesuatu yang lebih besar dan lebih berdampak dibandingkan jika kita kerja sendiri-sendiri
Sebagai penutup, saya mengajak seluruh Forkopimda, Pimpinan Instansi, perguruan tinggi, serta Komandan Satuan kewilayahan untuk menjadikan Centurion-21 sebagai ruang berbagi data dan perspektif, memperkuat sinergi lintas sektor serta menjaga Lampung dan Bengkulu tetap aman, Stabil dan berdaya.
Ketahanan wilayah bukan hasil kerja satu imstituti, tetapi buah dari kepercayaan dan kolaborasi bersama.
Serta Sambutan dari Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng menyampaikan, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini merupakan momentum strategis dalam memperkuat sinergitas dan soliditas antara institusi pertahanan negara, perguruan tinggi, serta mitra kerja sama terkait, dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks, mulai dari ketahanan pangan, penguatan sumber daya manusia, hingga pembentukan karakter bela negara, Universitas Lampung memandang bahwa ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional.
Melalui kerja sama ini, Universitas Lampung siap berkontribusi melalui pengembangan riset pertanian, inovasi teknologi pangan, pendampingan masyarakat, serta optimalisasi pemanfaatan lahan dan sumber daya lokal guna mendukung kemandirian dan keberlanjutan pangan nasional.
Selain itu, kerja sama ini juga memiliki peran penting dalam penguatan nilai-nilai bela negara. Perguruan tinggi bersama TNI memiliki tanggung jawab bersama dalam menanamkan wawasan kebangsaan, nasionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian kepada negara, khususnya kepada generasi muda dan sivitas akademika.
Lebih lanjut, pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Melalui program pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Lampung bersama Pangdam XXI/Radin Inten dan mitra kerja sama terkait berkomitmen untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing dan loyalitas kebangsaan yang kuat.
“Bapak/Ibu yang berbahagia, Kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan diwujudkan dalam program-program nyata yang berlandaskan kebersamaan, kekompakan, dan semangat pengabdian. Kami optimis kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pangdam XXI/Radin Inten beserta seluruh jajaran, serta para mitra kerja sama, atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin dengan Universitas Lampung.
Semoga Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani hari ini menjadi fondasi yang kuat bagi kolaborasi yang berkelanjutan dan bermakna. Akhir kata, marilah kita jadikan kerja sama ini sebagai bentuk nyata pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara, dengan semangat bersama rakyat TNI kuat, bersama mitra bangsa berdaulat,” Tutupnya.
Kegiatan Launching Aplikasi Centurion-21, Lapor Pangdam serta Penandatanganan PKS antara Kodam XXI/RI dengan Perguruan Tinggi, Indonesia Indicator, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung merupakan langkah strategis Kodam XXI/RI dalam memperkuat sinergitas dengan unsur pemerintah daerah, akademisi, serta lembaga terkait, khususnya dalam mendukung percepatan transformasi digital, keterbukaan informasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Aplikasi Centurion-21 dan Lapor Pangdam dinilai dapat menjadi sarana efektif dalam menampung aspirasi masyarakat sekaligus sebagai media deteksi dini terhadap potensi permasalahan di wilayah, sehingga membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
Redaksi : Busrial





