Deteksi 150 Titik Hotspot, Polres Ketapang Bersama Tim Gabungan Lakukan Pemadaman Karhutla di Kendawangan

MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polres Ketapang bersama tim gabungan melaksanakan pengecekan lapangan (ground check), pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pendinginan di wilayah Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas temuan titik panas berdasarkan aplikasi Lancang Kuning yang tersebar di kawasan konsesi perusahaan dan area penggunaan lain (APL), Sabtu (17/10/2026).

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penanganan karhutla memerlukan langkah cepat dan kerja sama seluruh pihak untuk mencegah api meluas. “Kami terus mengoptimalkan upaya pengecekan dan pemadaman di lokasi terdeteksi hotspot. Kami juga mengajak masyarakat serta pihak perusahaan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tim menemukan sekitar 150 titik hotspot di kawasan konsesi PT HKI, PT SKS, PT BMJ, serta area penggunaan lain di Kecamatan Kendawangan. Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Polsek Kendawangan berkoordinasi dengan pihak perusahaan sebelum bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan terhadap areal yang terbakar.

Kegiatan ini melibatkan empat personel Polsek Kendawangan, lima anggota pemadam kebakaran PT BMJ, sepuluh anggota BKO TNI Yon TP, sepuluh anggota pemadam kebakaran PT SKS, serta satu anggota BKO Brimob di PT SKS. Tim gabungan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran, sepeda motor, pompa punggung, dan peralatan pendukung lainnya untuk membantu proses pemadaman serta penyisiran area terdampak.

Kapolres Ketapang menyampaikan bahwa penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api, tetapi juga dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan api benar-benar padam dan mengurangi risiko kebakaran kembali. “Sinergi antara Polri, TNI, pemadam kebakaran perusahaan, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi karhutla. Kami mengimbau semua pihak agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga wilayah Ketapang dari ancaman kebakaran,” ujarnya.

Polres Ketapang akan terus mendorong upaya pencegahan dan penanganan karhutla melalui patroli, pemantauan hotspot, koordinasi lintas sektor, serta edukasi kepada masyarakat. Diharapkan melalui kerja sama yang berkelanjutan, potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.

Related posts