Lahan Bekas Karhutla Dipantau, Kodim 1202/Singkawang Tetap Waspada

MediaSuaraMabes | Singkawang, Kalbar – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi terus dilakukan jajaran Kodim 1202/Singkawang. Sabtu (26/09/2026), personel Kodim 1202/Singkawang bersama personel BKO mengintensifkan patroli, monitoring, dan ground check di sejumlah kawasan rawan serta lahan yang sebelumnya terdampak Karhutla.

Patroli dilakukan secara terpadu di tiga wilayah, yakni Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur; kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang, Kecamatan Singkawang Selatan; serta Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara.

Di Kelurahan Mayasopa, Babinsa Sertu Ismail bersama empat personel YTP 839/SA BKO Koramil 04/Skt yang dipimpin Serda Ricad melaksanakan ground check terhadap lahan terdampak Karhutla.

Dari hasil pengecekan, hamparan lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 150 hektare. Kondisi di lapangan terpantau aman. Petugas tidak menemukan api maupun asap dari lahan bekas terbakar.

Sementara itu, di kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang, Babinsa Kelurahan Sijangkung Kopda Heri Setiawan bersama Letda Inf Ahmad Eko Santoso dan 10 personel Yon TP 839/SA BKO Kodim 1202/Singkawang melaksanakan patroli dan monitoring.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi wilayah aman dan terkendali. Tidak ditemukan titik api, asap, hotspot maupun firespot baru. Petugas juga tidak menemukan aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu terjadinya pembakaran lahan.

Patroli kemudian dilanjutkan di Kelurahan Sungai Rasau dan Kelurahan Setapuk Kecil. Personel Koramil 1202-03/Skh bersama enam personel Satgas BKO yang dipimpin Serda Fadyl Akbar menyisir wilayah menggunakan empat sepeda motor.

Dalam kegiatan tersebut, personel memastikan lahan bekas terbakar telah padam dan tidak kembali mengeluarkan asap.

Selain melakukan pemantauan, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, khususnya di kawasan yang memiliki riwayat terdampak Karhutla.

Komandan Kodim 1202/Singkawang, Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., menegaskan bahwa kondisi yang aman tidak menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Patroli dan monitoring akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Kami tidak ingin lengah. Setiap lahan yang pernah terdampak Karhutla harus terus dipantau untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa maupun potensi munculnya titik api baru. Pencegahan harus dilakukan sejak dini dan melibatkan seluruh unsur serta masyarakat,” tegasnya.

Menurut Dandim, sinergi antara TNI, personel Satgas BKO, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah Singkawang dari ancaman Karhutla. Edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar pembukaan lahan dapat dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran.

Melalui patroli dan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Kodim 1202/Singkawang terus memperkuat langkah pencegahan serta memastikan kawasan yang sebelumnya terdampak Karhutla tetap dalam pengawasan.

Api telah padam, namun kewaspadaan tetap menyala. Bersama masyarakat, TNI terus bergerak mencegah Karhutla kembali terjadi di Kota Singkawang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *