Ibu Eni dari BPP Tarumajaya Bersama Babinsa dan Kelompok Tani sumber jaya II Lakukan Gerdal Menggunakan Agen Hayati

MediaSuaraMabes | Tarumajaya, Bekasi — Ibu Eni dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tarumajaya bersama Babinsa Desa Setiamulya, Sertu Parmadi, dan kelompok tani melaksanakan kegiatan gerakan pengendalian (gerdal) menggunakan agen hayati di wilayah Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) melalui pemanfaatan agen hayati dalam kegiatan pertanian.

Dalam pelaksanaannya, Ibu Eni bersama Sertu Parmadi dan kelompok tani terlibat dalam kegiatan di lapangan. Pendampingan dari unsur penyuluh pertanian dan Babinsa diharapkan dapat mendukung koordinasi dengan para petani dalam menjaga kondisi tanaman serta mendukung keberlangsungan kegiatan usaha tani.

Penggunaan agen hayati menjadi salah satu pendekatan dalam pengendalian OPT yang dapat diterapkan sesuai dengan jenis organisme pengganggu, kondisi tanaman, serta rekomendasi teknis dari petugas pertanian. Ketepatan jenis agen hayati dan cara penggunaannya perlu diperhatikan agar penerapannya sesuai dengan sasaran pengendalian.

Keterlibatan kelompok tani dalam kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengendalian OPT dan penerapan praktik pertanian yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sinergi antara BPP Kecamatan Tarumajaya, Babinsa Desa Setiamulya, dan kelompok tani diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung upaya perlindungan tanaman serta pengembangan sektor pertanian di wilayah Tarumajaya.

Saat diwawancarai oleh awak media, Ibu Eni selaku Koordinator BPP Kecamatan Tarumajaya memberikan penjelasan terkait kegiatan gerdal yang dilaksanakan bersama petugas POPT dan tim BPP. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan pertanian untuk membantu petani memahami langkah-langkah pengendalian OPT sesuai dengan kondisi di lapangan.

Petugas POPT memiliki peran teknis dalam pengamatan dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, sedangkan tim BPP mendukung penyuluhan serta pendampingan kepada petani. Kehadiran Sertu Parmadi sebagai Babinsa Desa Setiamulya dan partisipasi Kelompok Tani Subur Jaya turut melengkapi keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan gerdal ini, diharapkan petani memperoleh informasi dan pendampingan yang sesuai dalam menjaga kesehatan tanaman. Pemilihan metode pengendalian perlu disesuaikan dengan jenis OPT, kondisi tanaman, serta rekomendasi petugas pertanian yang berwenang.

Adapun jenis OPT yang menjadi sasaran, metode pengendalian yang diterapkan, dan hasil kegiatan masih memerlukan keterangan teknis lebih lanjut dari pihak terkait.

Ibu Eni bersama pihak yang terlibat turut mendukung pelaksanaan kegiatan pengendalian tersebut. Adapun jenis agen hayati, sasaran OPT, serta hasil pelaksanaan gerdal masih perlu dikonfirmasi kepada pihak BPP Kecamatan Tarumajaya agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Media Suara Mabes akan terus menyampaikan informasi mengenai kegiatan pertanian di Kabupaten Bekasi dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan prinsip jurnalistik yang bertanggung jawab.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *