MediaSuaraMabes | Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali memanggil jajaran menteri bidang ekonomi dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Pemanggilan tersebut berlangsung sehari setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada penutupan perdagangan Senin (19/10/2026).
Berdasarkan pantauan MediaSuaraMabes.co.id di lokasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terlihat tiba lebih awal di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.30 WIB.
Kedatangan Airlangga kemudian disusul oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Tak berselang lama, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, juga terlihat tiba di Istana.
Kepada awak media, Airlangga mengonfirmasi bahwa pertemuan sore itu melibatkan jajaran menteri bidang ekonomi dan Dewan Ekonomi Nasional. Namun, ia belum bersedia menjelaskan secara terperinci agenda maupun kebijakan strategis yang akan dibahas bersama Presiden Prabowo.
“(Rapatnya) sama menteri ekonomi dan DEN,” ujar Airlangga singkat kepada wartawan sebelum memasuki ruang rapat.
Senada dengan Airlangga, Dony Oskaria mengaku belum mengetahui secara pasti rincian materi yang akan menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut. Meski demikian, ia memastikan pertemuan itu berkaitan dengan perkembangan dan langkah-langkah strategis di bidang ekonomi.
Dony juga menyebutkan bahwa pertemuan tersebut melibatkan perwakilan Dewan Ekonomi Nasional, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta jajaran Kementerian Keuangan.
“Belum tahu ya (rapat soal apa rincinya), tapi pasti rapat soal ekonomi,” kata Dony kepada awak media.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pertemuan maupun kebijakan yang akan diambil pemerintah terkait perkembangan pasar modal dan kondisi perekonomian nasional.
(Wartawan MSM: Saud Maruntung Marbun)





