MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi komitmen bersama untuk memastikan setiap insan dapat bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat.
Semangat inilah yang terus diperkuat oleh PLN Indonesia Power UBP Saguling melalui penyelenggaraan Forum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026 di Gedung Serbaguna Dayang Sumbi, Kantor UBP Saguling.
Kegiatan dihadiri oleh Senior Manager UBP Saguling, Bapak Doni Bakar, didampingi Manager Operasi Pemeliharaan (OPHAR), Bapak Awan Yudi Herlambang, beserta Tim K3. Forum tersebut juga melibatkan mitra kerja, koperasi, anak perusahaan, serta petugas GPM di lingkungan UBP Saguling, termasuk sub unit.
Forum K3 menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam meningkatkan kesadaran, memperkuat pemahaman, dan membangun budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional. Terlebih, kegiatan pembangkitan listrik memiliki risiko kerja yang memerlukan kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Senior Manager UBP Saguling, Bapak Doni Bakar, yang menekankan pentingnya menjadikan K3 sebagai bagian dari budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif atau formalitas dalam menjalankan pekerjaan.
Menurutnya, keselamatan merupakan tanggung jawab seluruh pihak yang berada di lingkungan kerja, baik pegawai organik, mitra kerja, tenaga alih daya, maupun pihak lain yang terlibat dalam kegiatan operasional pembangkit.
“Keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan. Tidak ada pekerjaan yang begitu mendesak hingga kita mengabaikan prosedur keselamatan. Setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dirinya sendiri, rekan kerjanya, dan lingkungan kerjanya agar seluruh aktivitas dapat berjalan dengan aman,” ujar Bapak Doni.
Beliau juga menegaskan bahwa penerapan K3 membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak. Kepatuhan terhadap prosedur, keberanian mengingatkan ketika terdapat potensi bahaya, serta kepedulian terhadap keselamatan rekan kerja merupakan hal penting dalam membangun lingkungan kerja yang aman.
“Target Zero Accident bukan hanya menjadi target perusahaan, tetapi harus menjadi komitmen bersama. Kita ingin setiap orang yang bekerja di UBP Saguling maupun mitra yang mendukung operasionalnya dapat bekerja dengan aman dan kembali kepada keluarga dalam keadaan selamat,” tambahnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi K3 oleh Manager Operasi Pemeliharaan, Bapak Awan Yudi Herlambang. Materi yang disampaikan memberikan tambahan wawasan mengenai pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dalam aktivitas operasional, pemeliharaan, serta pekerjaan pendukung lainnya.
Melalui forum ini, peserta diajak untuk semakin memahami bahwa potensi bahaya dapat muncul dalam berbagai bentuk dan situasi. Oleh karena itu, setiap pekerjaan perlu diawali dengan identifikasi risiko, penerapan prosedur kerja yang aman, penggunaan alat pelindung diri sesuai ketentuan, serta komunikasi yang baik antarpetugas.
Penguatan pemahaman tersebut menjadi semakin penting bagi seluruh mitra kerja dan petugas di lingkungan UBP Saguling yang turut berperan dalam mendukung keandalan operasional pembangkit.
Forum K3 juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu bidang atau tim tertentu, melainkan budaya yang harus dijalankan secara konsisten oleh semua pihak.
Sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian terhadap penerapan K3, UBP Saguling turut memberikan apresiasi kepada pegawai mitra kerja yang menunjukkan perhatian dan komitmen terhadap keselamatan di lingkungan kerja.
Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan perusahaan bahwa perilaku aman, kedisiplinan, serta kepedulian dalam mengingatkan dan menjaga keselamatan merupakan kontribusi penting bagi keberlangsungan operasional.
Lebih dari sekadar penghargaan, langkah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan dan mitra kerja untuk terus mempertahankan perilaku kerja yang aman serta menjadi teladan bagi rekan-rekan lainnya.
Sebab, budaya keselamatan tidak hanya dibangun melalui prosedur dan pengawasan, tetapi juga melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu.
Sebagai perusahaan pembangkitan listrik yang mengusung semangat #EnergyBeyondToday, PLN Indonesia Power UBP Saguling terus memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keandalan operasional.
Keandalan pembangkit tidak hanya ditentukan oleh kesiapan mesin dan peralatan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya. Lingkungan kerja yang aman menjadi fondasi penting agar setiap proses operasional dan pemeliharaan dapat berjalan secara optimal.
Melalui Forum K3 2026, UBP Saguling berharap kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan semakin melekat dalam perilaku kerja seluruh insan perusahaan dan mitra kerja.
Karena energi yang andal berawal dari insan yang selamat. Bersama memperkuat budaya K3, membangun kepedulian, dan melangkah menuju Zero Accident demi keberlanjutan energi untuk negeri.





