Nelayan Sungai Kecil Hilang Diterkam Buaya, Jenazahnya Ditemukan dalam Keadaan Mengerikan

MediaInvestigasiMabes, Indragiri Hilir – Hamak (48), seorang nelayan Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, ditemukan tewas di tepi pantai pada Selasa (9/1/2024) setelah diduga dimangsa oleh buaya saat mencari siput di sungai kecil.

Korban bersama enam rekannya turun ke sungai kecil menggunakan pompong pada Senin (8/1/2024) sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka berpisah di tempat yang berbeda untuk mencari siput. Saat rekan-rekannya mau pulang, korban tidak kembali. Mereka mencoba memanggil-manggil nama korban, tapi tidak ada jawaban.

“Kami mencari korban di sekitar lokasi, tapi tidak ditemukan. Kami hanya menemukan topinya yang mengambang di sungai, berjarak sekitar 50 meter dari tempat dia turun,” kata Joko, salah satu rekan korban.

Pencarian korban dilakukan bersama-sama dengan masyarakat setempat dengan cara menyisir sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan sepanjang perairan sungai kecil. Pada hari Selasa, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Babinsa, dan Pos AL Tanah Merah juga turun tangan membantu pencarian.

Sekitar pukul 17.30 WIB, korban ditemukan dalam keadaan meninggal di tepi pantai, berjarak sekitar 100 meter dari TKP. Jenazah korban mengalami luka parah di bagian bawah tubuh. Diduga, korban dimangsa oleh buaya yang ada di sungai kecil tersebut.

“Jenazah korban dari bawah dada sampai ke bawah pusat hancur, diduga bekas dimakan buaya. Di bagian paha sebelah kanan juga ada bekas gigitan buaya. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumahnya untuk dimakamkan,” ujar Kapolsek Tanah Merah, Iptu Pol. Edi Syaputra, SH.

Iptu Pol. Edi Syaputra, SH mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai kecil, karena ada potensi adanya buaya yang berbahaya. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan BKSDA dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangani masalah buaya yang meresahkan warga.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan turun ke sungai kecil, karena bisa membahayakan jiwa. Kami juga akan berkoordinasi dengan BKSDA dan BKSDA untuk menangkap buaya-buaya yang berkeliaran di sini,” pungkas Iptu Pol. Edi Syaputra, SH.

(Yusri. N. Mohd)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *