Tumpukan Sampah Di Lokasi Pantai Sadranan Menjadi Perbincangan Warga

MediaInvestigasiMabes, Gunungkidul – Sungguh sangat di sayangkan sampah menumpuk di Lokasi Pantai Wisata Sadranan Gunungkidul hingga menimbulkan bau yang menyengat dan nampak banyak lalat, hal tersebut di ketahui oleh beberapa media online pada Rabu (31/01/2024)

menurut keterangan para Pedagang yang kami konfirmasi sampah menumpuk tersebut sudah dari hari llibur panjang kemariin, belum ada pembuangan, sehingga sampah menumpuk sampai saat ini,” terangnya

Para Pedagang juga menyebut bahwa kami setiap bulan di tarik sebesar 20,000, 25000, hingga ada yang 50000 oleh (POKDARWIS) yang mengelola pembuangan sampah tersebut.*

Lebih lanjut di tambahkan oleh seoarang warga yang enggan di sebutkan namanya, bahwa penarikan iuran sampah juga terjadi pada tukang foto, pada hal menurut kami tukang foto ini tidak menimbulkan sampah namun tetap di kenakan biaya retribusi guna pembersihan,” terangnya

sementara menurut, wandhi selaku bendahara (POKDARWIS) pengelola sampah di Kalurahan, Sido Arjo Dusun, Pule Gundes Kapanewon Tepus menjelaskan kepada media bahwa pihaknya di bulan Januari ini sudah mengangkut/membuang Lima (5) rit truk,” jelasnya

di tambahkan oleh wandi ia juga mengalami nombok uang pribadinya, untuk angkutan truk yang mengangkut sampah.

Namun pernyataan, wandi di tepis oleh beberapa para pedagang dan warga setempat, karena para pedagang dan warga setiap bulan melakukan’ Iuran dan di perkirakan iuran para pedagang dan warga tersebut kalo terkumpul, bisa mencapai RP 8 juta rupiah sehingga tidak mungkin menombok,” tandasnya

sedikit di tambahkan warga kepada media, mas sebulan itu hanya di angkut satu (1) truk sedangkan biaya angkutan hanya RP 900000, akibatnya sampah tidak pernah habis dan selalu menumpuk.

Sampai brita ini di turunkan dari POKDARWIS selaku pengelola sampah di Lokasi Pantai Wisata Sadranan Yang di ketuai oleh wasdiyo Belum memberingan keterangan.**

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *