MediaSuaraMabes, Mempawah Kalbar – Kelompok Kuliah Kerja Sosial (KKS) 3 Kecamatan Sungai Pinyuh melaksanakan audiensi bersama Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah. Audiensi yang digelar di Kantor Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup tersebut membahas persoalan penerangan jalan umum (PJU) yang dinilai masih belum merata di sejumlah wilayah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah, SE., M.AP., yang menyambut baik kehadiran mahasiswa KKS Sungai Pinyuh Desa Purun Kecil. Ia mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap fasilitas umum, khususnya penerangan jalan yang berkaitan erat dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Ketua KKS Sungai Pinyuh, Muslim, menyampaikan sejumlah pertanyaan dan masukan terkait kondisi penerangan jalan. Ia menyoroti fakta bahwa masyarakat setiap bulan membayar listrik langsung kepada PLN, termasuk pajak penerangan jalan dengan besaran kurang lebih 10 persen dari total tagihan listrik.
Menurutnya, dengan adanya kontribusi pajak tersebut, penerangan jalan seharusnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai wilayah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mempawah Raja Fajar Azansyah, SE., M.AP., menjelaskan bahwa pajak penerangan jalan yang dibayarkan masyarakat melalui PLN tidak langsung dikelola oleh Dinas Perhubungan. Dana tersebut masuk ke kas daerah dan selanjutnya dialokasikan sesuai dengan mekanisme penganggaran pemerintah daerah.
“Pajak penerangan jalan tidak masuk sepenuhnya ke Dinas Perhubungan, melainkan ke kas daerah. Dari sana kemudian dibagi dan dikelola sesuai kebijakan yang berlaku,” jelas Fajar.
Lebih lanjut, Muslim juga mempertanyakan progres dan langkah konkret pemerintah daerah dalam melakukan perawatan serta pengembangan penerangan jalan.
Menjawab hal tersebut, Raja Fajar Azansyah, SE., M.AP., menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan secara berkelanjutan melakukan perawatan dan perbaikan penerangan jalan. Ia mencontohkan, di Desa Antibar Jalan Bardanadi menuju Trajumas dan jalan Padat Karya, pihaknya telah melaksanakan perawatan ulang terhadap lampu penerangan jalan yang sebelumnya tidak berfungsi.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa Desa Pasir masuk dalam rencana perbaikan selanjutnya. Fajar juga memastikan bahwa Desa Purun Kecil menjadi salah satu wilayah yang akan mendapatkan perhatian dalam program penerangan jalan ke depan.
“Insyaallah, penerangan jalan di Desa Purun Kecil juga akan kami upayakan,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan penerangan jalan demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Mempawah.
Editor: Hepni Jaya Kusuma.
