Insiden kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI AL Meresahkan Masyarakat

MediaSuaraMabes, Talaud – Sebagai bentuk tanggung jawab moral, kontrol sosial, dan kepedulian terhadap perlindungan hak hak masyarakat sipil. Laporan ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum dan kemanusiaan yang melibatkan oknum anggota TNI AL di wilayah kabupaten Kepulauan Talaud, yang telah memicu keresahan luas dan aksi massa masyarakat. Jumat 23/1/2026.

Kronologi kejadian pada malam tanggal 22 terjadi dugaan penganiayaan terhadap warga sipil yg diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI AL. Peristiwa tersebut diduga terjadi diatas armada tempur Karakelang.

Hasil peliputan kejadian tersebut dengan cepat menyebar ditengah masyarakat dan menimbulkan kemarahan serta kekecewaan publik, karena dinilai mencederai rasa keadilan kemanusiaan, dan kepercayaan terhadap aparat negara

Pada jumat setelah pelaksanaan sholat jumat, masyarakat secara spontan berkumpul dan menyampaikan orasinya sebagai bentuk protes dan tuntutan keadilan.

Massa aksi kemudian bergerak menuju markas komando TNI AL Di desa Kiama, guna menuntut kejelasan dan pertanggung jawaban atas dugaan penganiayaan tersebut.

Aksi selanjutnya berlanjut menuju dermaga pelabuhan umum melonguane di TKP dipicu oleh kekesalan masyarakat terhadap keberadaan armada kapal TNI AL Karakelang yg diduga menjadi tempat kejadian perkara.

Dalam situasi emosi massa yang meningkat dan akibat ketiadaan penjelasan serta penanganan yang tidak jelas dilapangan armada kapal TNI Al yang lagi Sandar Di dermaga akhirnya dilepas secara paksa oleh massa walau informasi nya kapal tersebut lagi mengalami kerusakan.

Peristiwa ini mencerminkan adanya akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap dugaan tindak represif aparat serta lemah nya respons awal dari pihak terkait. Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik sosial yang lebih luas apabila tidak segera ditangani secara tegas, transparan dan berkeadilan.

Harapan dan permohonan masyarakat kepada bapak Presiden Republik Indonesia dan panglima TNI agar memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Untuk melakukan pengusutan menyeluruh independen, dan transparan atas dugaan penganiayaan oleh oknum TNI AL.

Pemberian saksi tegas sesuai hukum dan aturan militer apabila terbukti terjadi pelanggan dilakukan nya langkah pembinaan pengawasan dan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara dapat dipulihkan.

Peringatan dini dan tanggung jawab moral masyarakat sipil. Menegaskan bahwa penegasan umum yang adil dan tegas merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta kehormatan institusi negara, khususnya di wilayah Indonesia Timur terutama di wilayah Ujung NKRI.// Amir Pontoh Wakorwi ID timur.

Related posts