FKKPBM Perkuat Sinergi Kamtibmas dalam Apel Cipta Kondisi di Batu Ampar

MediaSuaraMabes | Jakarta Timur – Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM) menegaskan komitmennya mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui keikutsertaan dalam Apel Cipta Kondisi 3 Pilar di wilayah Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Batu Ampar tersebut diikuti 76 personel dari 13 unsur kewilayahan, terdiri dari unsur pemerintah, TNI-Polri, Satpol PP, organisasi kemasyarakatan serta elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, FKKPBM hadir melalui Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Peltu TNI (Purn.) Sakirun dan Koordinator Lapangan (Korlap) Supadmo.

Keikutsertaan FKKPBM menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi lintas unsur dalam menjaga situasi wilayah agar tetap aman, tertib dan kondusif.

Kapolsek Kramat Jati Tekankan Antisipasi Kejahatan Jalanan

Dalam arahannya, Kapolsek Kramat Jati AKP P.H. Siahaan, S.H., M.H. memberikan penekanan terkait peningkatan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Patroli dan pemantauan wilayah diarahkan pada sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian, antara lain kawasan permukiman Batu Ampar, Flyover Kalibata serta kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC).

Di kawasan Batu Ampar, pengawasan diarahkan untuk mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor dan potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman.

Sementara di kawasan Flyover Kalibata, perhatian diberikan terhadap potensi kejahatan jalanan, tawuran antarkelompok maupun aktivitas balap liar pada malam hari.

Adapun kawasan PGC menjadi salah satu perhatian karena merupakan pusat aktivitas ekonomi dan titik berkumpul masyarakat dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.

Langkah preventif melalui patroli dan koordinasi dengan masyarakat dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama pada malam hingga dini hari.

Perkenalkan Kasatpol PP Kelurahan Batu Ampar
Apel tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi kewilayahan dan pengenalan Siti Asmanuri sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kelurahan Batu Ampar yang baru menjabat.

Kehadiran unsur Satpol PP diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, khususnya dalam menjaga ketertiban umum serta mendukung kegiatan preventif di lingkungan warga.

Pemerintah Kelurahan Batu Ampar yang diwakili Jayadi turut menyampaikan apresiasi terhadap kebersamaan seluruh unsur yang hadir dalam kegiatan tersebut.

FKKPBM: Keamanan Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Ketua Umum FKKPBM Mayjen TNI (Purn.) Heros Paduppai menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat serta aparat kewilayahan.

Menurutnya, keterlibatan organisasi masyarakat dalam kegiatan kewilayahan bukan sekadar menghadiri agenda formal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, Sekjen FKKPBM Letkol TNI (Purn.) Sutikno menyampaikan bahwa FKKPBM siap bersinergi dengan pemerintah, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Ia menekankan pentingnya komunikasi serta koordinasi di tingkat wilayah agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara bersama-sama.

76 Personel dari 13 Unsur Kewilayahan

Apel Cipta Kondisi tersebut menjadi gambaran sinergi antara aparat dan masyarakat di tingkat kelurahan.

Sebanyak 76 peserta hadir mewakili 13 unsur, yakni FKKPBM, Pemuda Panca Marga (PPM), Satlinmas, PPSU, Satpol PP, pengurus RT, pengurus RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forkabi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Ormas Kembang Latar serta Pokdar Kamtibmas.

Kegiatan berlangsung dalam suasana koordinatif dengan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan.

Sinergi lintas unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat deteksi dini, komunikasi masyarakat dan langkah preventif sehingga potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak awal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *