MediaSuaraMabes | Bandung — Pasca kebakaran yang melanda kawasan Cihanja, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, perhatian pemerintah kini beralih pada penanganan pascakebakaran dan pengamanan kawasan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turun langsung meninjau kondisi lokasi kebakaran pada Selasa (15/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, Farhan didampingi jajaran terkait, termasuk Dandim Kota Bandung Letkol Inf Albert Frantesca. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi lokasi sekaligus memastikan penanganan pascakebakaran berjalan secara terpadu.
WALIKOTA: PENANGANAN DILAKUKAN BERSAMA
Di tengah kondisi lokasi yang masih membutuhkan pengamanan dan penanganan lanjutan, Wali Kota Bandung menegaskan bahwa Pemkot tidak bekerja sendiri.
«“Pasca kebakaran kami bekerja sama dengan BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan.”»
Koordinasi lintas dinas tersebut dilakukan untuk menangani berbagai dampak yang muncul, mulai dari kondisi lokasi, lingkungan, kesehatan masyarakat hingga dampak terhadap fasilitas pendidikan di sekitar kawasan.
Sebelumnya, asap kebakaran dilaporkan berdampak terhadap warga sekitar. Pemerintah Kota Bandung mencatat sekitar 19 warga mengalami gangguan kesehatan, dengan mayoritas keluhan berupa ISPA. Selain itu, terdapat tiga sekolah di sekitar kawasan yang sempat terdampak asap.
Walikota bandung Muhammad Farhan menginstruksikan kepada dinas lingkungan hidup untuk mengumpulkan data dan menindaklanjuti ke Gakkum kementerian lingkungan Hidup untuk lebih lanjut dan menindak tegas bilamana terjadi pelanggaran akan di pidanakan.
DANDIM: LOKASI AKAN DISETERILKAN
Sementara itu, Dandim Kota Bandung menegaskan bahwa unsur TNI bersama anggota akan membantu memastikan kawasan tersebut aman dan tidak kembali digunakan untuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan persoalan.
«“Semua akan kami sterilkan dulu bersama anggota.”»
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari langkah pengamanan kawasan setelah kebakaran. Unsur TNI sebelumnya memang dilibatkan untuk membantu mengamankan lokasi agar tidak kembali digunakan untuk aktivitas pembuangan sampah.
PASCA API, PENGAWASAN JADI PERHATIAN
Kebakaran di Cihanja bukan hanya menyisakan persoalan pemadaman. Pemkot Bandung juga menyoroti dugaan adanya aktivitas penimbunan sampah dan puing bangunan di lahan tersebut.
Lahan kemudian ditutup/disegel oleh Pemkot Bandung, sementara dugaan pelanggaran lingkungan masih dalam proses penelusuran.
Kini, setelah penanganan kebakaran dilakukan, pengamanan dan sterilisasi kawasan menjadi langkah penting agar lokasi tidak kembali menjadi tempat pembuangan atau penimbunan sampah yang berpotensi menimbulkan persoalan baru.
MediaSuaraMabes Jawa Barat
“Tegas, Lugas, Terpercaya”





