MediaSuaraMabes | Kubu Raya, Kalbar – Satgas Pemadaman Operasi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas–2026” Polda Kalimantan Barat terus menggencarkan pemantauan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Pada Senin (21/09/2026), sebanyak 24 personel Ditsamapta Polda Kalbar diterjunkan untuk melakukan pemantauan, verifikasi lokasi, pemadaman, pembasahan, pendinginan, hingga pemantauan pascapemadaman.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan di tiga lokasi, yakni Jalan Parit Seruat dan Jalan Parit Paeran, Desa Limbung, serta Jalan Wonodadi 2, Gang Sabar, Desa Arang Limbung.
Hasil pemantauan menunjukkan adanya lahan terbakar di Jalan Parit Paeran, Desa Limbung, dengan luas sekitar 0,1 hektare. Petugas langsung melakukan pemadaman, pembasahan, dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala maupun meluas ke area lainnya.
Setelah dilakukan penanganan, kondisi lahan dinyatakan aman dan terkendali. Status hotspot di lokasi tersebut juga berada pada kategori low.
Sementara itu, di Jalan Parit Seruat, Desa Limbung, petugas tidak menemukan adanya lahan terbakar. Kondisi lahan terpantau basah setelah diguyur hujan dan tidak ditemukan hotspot.
Kondisi serupa juga ditemukan di Jalan Wonodadi 2, Gang Sabar, Desa Arang Limbung. Hasil pengecekan tidak menemukan adanya lahan terbakar maupun hotspot di lokasi tersebut.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan langkah cepat personel di lapangan merupakan bagian dari upaya mencegah api meluas sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.
“Satgas Aman Nusa II terus melakukan pemantauan dan verifikasi terhadap lokasi-lokasi yang terindikasi adanya Karhutla. Ketika ditemukan adanya titik api, personel segera melakukan pemadaman, pembasahan dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas,” ujar Kombes Pol Bambang Suharyono.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat kondisi lahan dan vegetasi dalam keadaan kering.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Apabila menemukan adanya titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” tambahnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, Satgas Pemadaman Operasi Aman Nusa II menangani lahan terbakar dengan luas sekitar 0,1 hektare. Sementara dua lokasi lainnya yang turut dipantau tidak ditemukan adanya kebakaran maupun hotspot.
Pemantauan dan penanganan secara cepat tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Aman Nusa II Polda Kalbar dalam mengantisipasi meluasnya Karhutla serta menjaga kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.
(Sasuka)





