MediaSuaraMabes | Talaud — Ada yang berbeda dalam lembaran awal perjalanan Kapolres Kepulauan Talaud yang baru, AKBP Dwi Yatmoko Di tengah tugas kepolisian yang identik dengan keamanan, penegakan hukum dan pelayanan masyarakat, kali ini langkah Kapolres justru diarahkan kepada mereka yang membutuhkan sentuhan kepedulian: peserta didik berkebutuhan khusus di SLB Negeri I Talaud. Kamis 8/10/2026.
Didampingi Ibu Ketua Bhayangkari,Ibu Irma Wakapolres Kretsman Mulalinda.S.IP,.M.H serta Kapolsek Lirung IPTU George P Nender.SH,.M.H. AKBP Dwi Yatmoko hadir langsung di tengah anak-anak SLB Negeri I Talaud dan membagikan makanan ringan serta minuman.
Sederhana, tetapi pesannya keras: Polisi bukan hanya hadir ketika ada persoalan hukum. Polisi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan kepedulian.
CATATAN BARU DALAM SEJARAH POLRES TALAUD?
Kehadiran Kapolres bersama jajaran di SLB Negeri I Talaud menjadi sebuah momentum yang menarik perhatian. Sebab, kepedulian terhadap peserta didik berkebutuhan khusus bukan sekadar persoalan membagikan makanan dan minuman.
Lebih dari itu, ada pesan sosial yang hendak disampaikan: anak-anak berkebutuhan khusus bukan kelompok yang boleh dilupakan.
Mereka adalah bagian dari masyarakat Talaud yang memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, penghormatan dan perlakuan yang setara.
Di tempat sederhana itu, kehadiran Kapolres bersama jajaran menjadi bentuk pendekatan yang langsung menyentuh masyarakat.
KAPOLRES KAB TALAUD MEMBUKA LEMBARAN BERBEDA.
Jika selama ini wajah kepolisian lebih sering terlihat ketika berhadapan dengan persoalan kriminalitas, ketertiban dan penegakan hukum, maka momentum di SLB Negeri I Talaud memperlihatkan sisi lain dari tugas kepolisian.
Datang. Melihat. Menyapa. Berbagi.
Empat tindakan sederhana yang justru dapat menjadi jembatan untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Bagi anak-anak SLB, mungkin makanan ringan dan minuman yang diberikan bukanlah sesuatu yang besar. Tetapi kehadiran seorang Kapolres di tengah mereka dapat menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan.
POLISI HARUS DEKAT DENGAN RAKYAT
Masyarakat tentu berharap langkah seperti ini tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan sesaat.
Sebab, membangun kepercayaan publik membutuhkan kehadiran yang konsisten. Polisi harus mampu hadir bukan hanya di jalan ketika melakukan pengamanan, bukan hanya di kantor ketika menerima laporan, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Dan dari SLB Negeri I Talaud, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan:
Kekuatan Polri bukan hanya pada kewenangannya, tetapi juga pada seberapa dekat Polri dengan masyarakat yang dilayaninya.
Kehadiran AKBP DWI YATMOKO bersama jajaran di SLB Negeri I Talaud setidaknya memberikan warna tersendiri pada awal kepemimpinannya
Kapolres baru, lembaran baru. Bukan hanya bicara keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian.
Kini masyarakat Talaud tentu menanti: apakah sentuhan kemanusiaan ini akan menjadi budaya pelayanan Polres Talaud ke depan?
[ Amir Pontoh ][ wakorwil I’d Timur ].
