MediaSuaraMabes |Manado – Pergantian kepemimpinan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Manado diharapkan menjadi momentum baru untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah menjadi polemik di Pelabuhan Manado.
Capt. Purgana, MM kini menjabat sebagai Kepala KSOP Kelas III Manado, menggantikan Kolonel Marinir Amrul Adriansyah, SE, MH. Momentum pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan agenda hantar sambut yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/10/2026), pukul 15.00 WITA, di halaman Kantor KSOP Kelas III Manado.
Ketua DPC Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kota Manado, Sonny Papendang, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan yang baru mampu membawa solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang saat ini menjadi perhatian di lingkungan pelabuhan.
“Semoga dengan kepemimpinan yang baru, semua persoalan yang sekarang sementara menjadi polemik di Pelabuhan Manado dapat diselesaikan dengan baik,” demikian harapan Sonny Papendang.
Menurut harapan tersebut, pergantian pimpinan bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat komunikasi, membangun koordinasi, dan mencari jalan keluar atas persoalan yang melibatkan para pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan.
Pelabuhan Manado merupakan salah satu simpul penting bagi mobilitas penumpang dan distribusi barang, termasuk aktivitas bongkar muat yang melibatkan perusahaan-perusahaan terkait. Karena itu, berbagai persoalan yang muncul di kawasan pelabuhan membutuhkan perhatian dan koordinasi dari seluruh pihak sesuai tugas dan kewenangannya.
KSOP sebagai otoritas yang menjalankan fungsi kesyahbandaran dan pengawasan kepelabuhanan memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran serta mendukung penyelenggaraan kegiatan pelabuhan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, komunikasi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan bongkar muat, perusahaan pelayaran, dan unsur terkait diperlukan agar perbedaan kepentingan dapat dibicarakan secara terbuka dan diselesaikan secara proporsional.
Harapan terhadap kepemimpinan Capt. Purgana pun menjadi bagian dari aspirasi pelaku usaha agar tercipta iklim kerja yang kondusif, kepastian prosedur, serta pelayanan pelabuhan yang tertib dan profesional.
Bagi Sonny Papendang dan DPC-APBMI Kota Manado, penyelesaian persoalan yang berkembang di Pelabuhan Manado diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih baik antara seluruh pemangku kepentingan.
Kini, tantangan bagi kepemimpinan baru KSOP Manado adalah menjaga kesinambungan pelayanan sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan melalui komunikasi, koordinasi, dan langkah-langkah konkret sesuai aturan yang berlaku.
Pergantian kepemimpinan diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi awal dari penyelesaian polemik dan penguatan sinergi demi kemajuan Pelabuhan Manado.
Cahyanto Amos | Kaperwil Sulut





