MediaSuaraMabes | Singkawang, Kalbar – Video yang memperlihatkan aktivitas pengisian BBM menggunakan sejumlah wadah di SPBU 64.791.18 Lirang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menjadi perhatian publik.
Dalam video yang beredar, terlihat aktivitas pengisian BBM pada salah satu dispenser, sementara sejumlah wadah berada di sekitar area pengisian. Dokumentasi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai jenis BBM yang sedang diisi serta mekanisme penyalurannya.
Sebelumnya, seorang netizen melalui akun TikTok R&R 05 (@wonggawe90) juga menyampaikan informasi terkait kondisi BBM di SPBU Lirang. Informasi tersebut menjadi bagian dari bahan pemberitaan dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi.
Sementara itu, pihak SPBU memberikan klarifikasi kepada Media Suara Mabes terkait video tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan Sdr. Aldo selaku karyawan atau pihak SPBU melalui WhatsApp, BBM yang terlihat dalam video tersebut disebut bukan jenis Solar, melainkan jenis Pertalite.
“Menurut keterangan pihak SPBU, minyak tersebut bukan jenis solar, tetapi jenis Pertalite,” demikian informasi yang disampaikan Sdr. Aldo melalui WhatsApp kepada redaksi.
Klarifikasi tersebut menjadi penting untuk meluruskan informasi yang sebelumnya berkembang di masyarakat mengenai jenis BBM yang terlihat dalam dokumentasi.
Meski demikian, terkait mekanisme pengisian menggunakan sejumlah wadah, redaksi tetap memberikan ruang kepada pihak SPBU maupun pihak terkait untuk menjelaskan secara lebih lengkap mengenai prosedur, ketentuan, serta peruntukan BBM tersebut.
Media Suara Mabes menegaskan bahwa pemberitaan ini tidak bermaksud menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan menyampaikan informasi yang berkembang sekaligus memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang berkaitan.
Redaksi juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video maupun informasi media sosial sebelum adanya penjelasan dari pihak yang berwenang.
Media Suara Mabes akan terus memantau perkembangan informasi dan membuka ruang hak jawab serta klarifikasi bagi pihak SPBU, Pertamina maupun pihak lainnya yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
