Kabut Asap Selimuti Tual dan Langgur, Warga Diimbau Waspada dan Gunakan Masker

MediaSuaraMabes | Maluku Tual – Kabut dan asap dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah Kota Tual dan Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, sejak Selasa (6/10/2026) hingga Rabu (7/10/2026).

Kondisi tersebut membuat jarak pandang dan suasana udara di sejumlah wilayah Kepulauan Kei terlihat berkabut. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kabut masih terlihat pada Rabu pagi di sejumlah wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat dan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Taher Hanubun mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan serta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

“Kondisi udara pagi ini di Kota Tual dan Maluku Tenggara perlu menjadi perhatian kita bersama. Kepada seluruh masyarakat Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara yang beraktivitas di luar rumah, kami mengimbau agar tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri,” demikian imbauan yang disampaikan melalui media sosial pemerintah daerah.

Masyarakat juga diminta tetap waspada dan saling mengingatkan apabila kondisi kabut dan asap semakin pekat.

Sementara itu, informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut adanya asap tipis hingga sedang di sejumlah wilayah Maluku. Jarak pandang di beberapa wilayah dilaporkan berada pada kisaran 5 hingga 9 kilometer.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya pengguna kendaraan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Kabut dan asap dengan jarak pandang terbatas juga berpotensi mengganggu aktivitas transportasi udara. Di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, keterbatasan jarak pandang dilaporkan berdampak terhadap sejumlah penerbangan.

Di Kabupaten Maluku Tenggara, Dinas Kesehatan melakukan langkah antisipasi dengan membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian di Langgur.

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, menjaga kondisi tubuh dan mencukupi kebutuhan cairan dengan memperbanyak konsumsi air putih.

Pengguna kendaraan di wilayah yang terdampak kabut dan asap diminta meningkatkan kewaspadaan serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jarak pandang.

Hingga Rabu (7/10/2026), kabut masih terpantau di sejumlah wilayah Kepulauan Kei. Masyarakat di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara diharapkan mengikuti perkembangan informasi serta imbauan resmi dari pemerintah daerah dan BMKG.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang, menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, terutama apabila kondisi udara semakin pekat.

Related posts